m2s blog

Aku Adalah Aku dan Akan Tetap Menjadi AKu

Bila teman jadi atasan

Ditulis oleh indra1082 di/pada 10,Juni 2008

Amir duduk termenung mengingat-ingat kembali kejadian yang kemarin menimpanya, dia pun tak habis pikir atas kejadian itu, dalam benaknya selalu terngiang pertanyaan, “Kok dia jadi seperti itu ya ?” dan gumaman itu yang terdengar oleh ku saat kudekati dia dan duduk dikursi didepannya. “Kenapa mir ?” tanyaku, “tidak” jawabnya singkat, “aku cuma heran dan terkejut, kenapa ya dia bisa berubah secepat itu ?” lanjutnya. “Siapa?, Rina?” tayaku. Dia hanya mengangguk perlahan. “Cerita lah” tegasku.

Dia pun menceritakan perihal kejadian yang dialaminya. Dia mempunyai teman perempuan, namanya Rina dan itu sepengetahuanku. Mereka bekerja dalam satu divisi yang sama, setahuku Rina dekat sekali dengan Amir walaupun pangkat mereka beda satu tingkat saja, lebih tinggi Rina dibanding Amir dan itu dikarenakan Rina lebih lama bekerja dari pada Amir, tapi itu tidak membuat keakraban dan kedekatan mereka terganggu walaupun mereka hanya sebatas (TTMTK) teman tepi mesra tanpa komitmen, tetapi mereka terlihat klop dan mesra tiap saat. Dari nonton bareng, makan bareng, sampai pulang dan berangkat kerja bareng. yang belum cuma bobo bareng.

Sudah sebulan ini Rina diangkat menjadi kepala bagian didivisinya, perbedaan mulai dirasakan oleh Amir, yang dulu mereka selalu kemana-mana bersama sekarang terlihat jarang, dikarenakan Rina terlihat lebih sibuk dari biasanya, mungkin itu bisa Amir maklumi, tapi sikap menjaga imej dan terkesan ingin lebih dihormati yang membuat Amir berpendapat bahwa Rina mengalami perubahan seiring kenaikan jabatannya. Susah diajak pulang dan berangkat bersama, apa lagi nonton dan makan-makan, dalam kesehariannya pun mereka jarang terlihat komunikasi seperti dulu. “kamu tau kan seberapa dekat dan ramahnya Rina dengan ku?” tanyanya, aku hanya mengangguk, “tapi sekarang, jangan kan aku ajak pergi, setiap berpapasan pun dia hanya tersenyum dan itu pun seolah-olah aku benar-benar bawahannya, walaupun memang saat ini pangkatku lebih rendah darinya, dan yang paling bikin aku remuk, cara bicara dia padaku seolah-olah aku ini seorang OB atau pesuruh yang bisa seenaknya dia perintah-perintah tanpa memandang aku ini siapa. Dan puncaknya kemarin ketika aku disuruh BIG BOS pergi kekantor cabang tapi aku disuruh pinjam mobil Rina dia dengan enteng berkata : “kalau pulangnya kesorean mendingan kamu antar mobil kerumah ya, tapi jangan lupa harus dalam keadaan bersih !” Amir mulai ber api-api. akupun menepuk2 bahunya dengan tujuan agar dia lebih tenang. “sabar bro, diakan cuma teman mu bukan calon istrimu”, lanjutku. “justru karena dia teman ku, teman dekatku” jelasnya. Apakah pangkat bisa secepat itu merubah sifat seorang teman?

Aku hanya bisa menarik nafas dan mengangkat bahu…

Ditulis dalam Cerita, Renungan | yang berkaitan: , | 64 Komentar »

Plat Merah Menabrak Ayam

Ditulis oleh indra1082 di/pada 6,Mei 2008

Sebenarnya postingan ini akan aku masukkan ke sini, tapi berhubung disitu sepi ya terpaksa aku pasang dihalaman depan, dan menurutku ceritanya pun sudah basi terjadi saat aku masih anak sekolah 1 SMA (Nyanyi Mode ON) dan sebagian besar pasti sudah tahu akan cerita ini. Dan menurutku lagi, cerita ini guyonan kurang mutu, ya… cuma sekedar ingin melemaskan jari-jari tangan aja…

Awalnya dulu aku tidak tahu tentang guyonan ini, seingatku awal ceritanya begini: Waktu itu aku dan temanku sebut saja Surip sedang asyik nongkrong (baca:duduk) berdua di WC dipinggir jalan, rencananya kami sedang menunggu teman yang lain sebut saja Pulan untuk berkunjung kerumahnya, dikarenakan aku dan surip tidak tahu rumah si Pulan maka sepakat kami menunggu pulan dipinggir jalan untuk menjemput kami. Motor aku parkir tak jauh dari tempatku dan Surip duduk. Selang 20 menit Pulan datang dengan motor Honda Win milik bapaknya. Sekonyong-konyok Surip berkata kepadaku: “Si pulan motornya habis menabrak ayam” sambil tersenyum dia melirik si Pulan, Si Pulan yang menjadi obyek pun cuma tersenyum-senyum sedikit masam. Tinggal aku yang kebingungan. Dan dengan penasaran aku bertanya pada si Pulan: “Betul, motor kamu habis menabrak ayam?”, kontan mereka berdua tertawa terbahak-bahak, dan aku pun makin bingung, “ya udah gak usah dibahas, ayo segera kerumahku” kata pulan, diperjalanan menuju rumah pulan kami sempat dibuat terkejut oleh sebuah motor dengan pengendara berseragam coklat yang melaju kencang menyalip dan hampir menyerempet motor ku yang berboncengan dengan surip, seketika sumpah serapah keluar dari mulut surip yang diakhiri dengan kalimat: “Blagu amat sih orang!, motornya habis nabrak ayam jadinya kabur tuh!!”. Aku sebenarnya ikut emosi dan ingin ikut menambahkan sumpah serapah surip, tapi aku kembali dibuat bingung. Kali ini aku hanya diam, takut ditertawakan jika aku menanyakan tentang “menabrak ayam”.

Sesampainya dirumah si Pulan kami pun segera membahas apa yang telah kami rencanakan, ditengah perbincangan kami, tiba - tiba Bapak si pulan datang dari arah luar rumah entah dari mana sambil sedikit beringsut-ingsut kepada si Pulan: “Gimana sih, make motor gak bilang-bilang, gak tahu bapaknya lagi butuh ya”. “Maaf pak, habis terburu-buru jadi gak sempet pamit” jawab pulan, Bapaknya
pun menambahkan “Lain kali bilang ya, tapi gak kenapa-kenapa kan motornya?” tanya sang Bapak. Pulan hanya menggeleng, dan dengan rasa penasaran aku yang menjawab: “Katanya tadi si Pulan habis nabrak ayam pak” kata ku, sontak Pulan dan Surip tertawa terpingkal-pingkal dan membuat ku semakin bingung. Kulihat si Bapak ikut terkekeh-kekeh hanya ekspresi mukanya yang agak berbeda seraya berkata: “Ya maklum, namanya motor boleh dikasih sama kantor, namanya juga Inventaris jadi platnya merah, bukan habis nabrak ayam”kata bapak sambil terus tertawa.

Ooooh.. ternyata bukan motornya yang nabrak ayam , tapi istilah plesetan untuk menyebut Plat Nomer mobil atau motor Pemerintah yang ber-plat warna merah…

Bocah….bocah… Aja..Aja…Ada…Ja ah….

Ditulis dalam Cerita, Guyon | yang berkaitan: , , | 42 Komentar »

Dilema IV

Ditulis oleh indra1082 di/pada 16,Januari 2008

Semalam aku bertemu kembali (setelah sekian lama gak ngobrol bareng lagi) dengan M, mungkin sebagian yang nyasar ke blog ini sudah mengetahui siapa itu M. Hanya dengan pembukaan: “Hai ndra, apa kabar Bro”, di langsung menculikku ke sudut sebelah kantin kampus. “Kenapa lagi?” Tanyaku. “Biasa bro… D” jawab dia singkat. “Masih lanjut neh nyempitin blog gue?” tanyaku lagi. “Sorry bro, biar D bisa tau tentang segala gue n sekalian biar blog lo rame hehehe”. songongnya dia. “Gak usah ada lo juga dah rame” singkatku lagi. “ya udah mulai!! :

M :kok ga pernah sms atau telp mas lagi?

D :lah mas sendiri? masa cewek yang mulai? kan sering ketemu disini, lagian ga enak sama orang kantor mas kalau tiap hari, nanti ketahuan.

M :ga ngaruh x….

D :mas, kalau aku dah pergi dari kampus ini apa yang akan mas lakukan?

M : hanya bisa melongo

D :jawab mas, aku tiap hari berfikir apa kita akan masih bisa seperti ini?, sedangkan mas nanti pasti jauh dari aku, sedangkan aku semakin hari semakin sayang mas dan akan sangat berat buat nglupain mas….

M : semakin melongo…

D :dan aku ga bisa membayangkan seandainya nanti aku benar2 harus pergi dari sini dan menjalani hari2 tanpa mas. Mungkin mas bisa tenang karena ada istri mas, sedangkan aku? apa yang harus aku lakukan?

M : menggeleng pelan

D :mas, aku ga mau pisah dari mas, tapi apapun yang terjadi aku harus siap menghadapinya, biarpun aku hancur aku harus siap.

M : sama D mas juga ga akan siap pisah dengan mu, tapi harus dihadapi apapun yang terjadi. tapi ga buru-buru kan?

D :ga tau mas, tergantung kakek ku! tunggu saja tanggal mainnya. tapi mas…… seandaiya benar terjadi perpisahan ini, aku akan selalu ingat mas, rindu mas, merindukan kasih sayang mas, rindu perhatian mas, rindu dimarahin mas kalau aku salah, rindu dipeluk mas, rindu diketekin mas kalau becanda, (M hanya tersenyum miring) . beneran mas aku ga bisa nglupain semuanya, semakin aku mencoba melupakan, semakin aku sulit untuk melepas semua belenggu bayang2 tentang mas.

M : maafin mas D , semua ini salah mas.

D :ga mas, sudah terlanjur, mas ga salah, aku juga salah karena membiarkan perasaan ini terbawa. Tapi satu yang aku harapkan mas, biarpun aku pergi dan kita jauh, jangan pernah lupakan aku! hanya itu

M :Aku janji!

Ditulis dalam Cerita, malam | yang berkaitan: , | 5 Komentar »

Mau Kemana?

Ditulis oleh indra1082 di/pada 14,Januari 2008

Ketika kecil kita sering bertanya pada diri sendiri, buat apa  sekolah, buat apa menuntut ilmu?. “Biar pintar, biar bisa cari kerja, biar bisa menghadapi hidup” kata ortu kita.

Ketika kita remaja kita sering bertanya kenapa kita harus berbuat baik, kenapa harus beramal sholeh?. “Biar dapat pahala, biar masuk surga “Kata Ortu kita”.

Ketika kita dewasa dan mempunyai kesempatan menikah kita bertanya pada hati kita, buat apa menikah? apa manfaatnya, mau dikemanakan arah keluarga kita??. “Untuk menyambung keturunan, di sunahkan oleh Rasul bahkan terkesan wajib. Biar hidup menjadi lebih berarti dan sempurna. Itu jawabannya.

Ketika kita tua, renta dan tak berdaya, munculkah pertanyaan itu? atau mungkin muncul sebuah pertanyaan baru. “Mau apa lagi kita?, dibawa kemanakah hidup kita, apa lagi yang harus kita lakukan??. Menunggu mati, menuju akhirat, menunggu keputusan surga atau neraka??. Tapi mau apa disana, samakah kehidupan disana dengan didunia ini?? lalu apa yang akan kita lakukan disana. Kita lahir telanjang dan bersih serta suci, kembali pun harus dalam telanjang dan bersih, suci lahir dan didalam batin(kata Ebiet G ade). Apakah bisa??? Wahai kawan, adakah yang bisa menjawab, mau kemanakah hidup kita? atau ada yang berbesar hati dan berlapang dada menengok akhirat dengan ongkos sendiri lalu kembali kesini untuk menceritakan kejadian dan kehidupan disana?

Ditulis dalam Catatanku, Cerita | yang berkaitan: , | 22 Komentar »

Dilema III

Ditulis oleh indra1082 di/pada 14,Desember 2007

Selamat siang semuanya, mungkin para penikmat dan pembaca blog ini sudah bosan dengan judul ini, tapi saya mohon maaf karena menurut saya ini kisah yang menarik walaupun sudah banyak terjadi, ini kisah nyata teman saya, dan dia berpesan boleh mencatat segala isi cerita, latar/setting, waktu kejadian, tapi hanya nama pemain yang tidak boleh dicantumkan (emang sinetron). Pagi tadi M bercerita padaku lewat hp, dan inilah kisahnya ….

Kring…..telepon berdering….

M: Pagi sayang…sedang apa, sudah sarapan belum?

D: Lagi nonton TV, mas maaf semalam aku ngga bisa datang, mas tau kan hujan dari sore aku bingung mas, mau telepon atau sms mas ke HP takut mas sudah pulang, nanti yang baca istrinya gimana?

M: iya sayangku…mas ngerti, ngga apa2 kok, memang sih agak kecewa juga, mas bela-belain hujan2an malah ga ada orang yang ditunggu. terus selanjutnya bagaimana? rencana jalannya masih bisa dilanjut?

D: Aku bisa hari ini, kalau hari2 besok aku banyak keperluan, mas bisa?

M: wah kebetulan sekali kalau hari ini mas ga bisa, soalnya……maaf  N kayaknya mau ikut nge-band hari ini, sebenarnya sih aku ingin sekali ketemu sama kamu.

D: *diam*

M: sayang kok diam,marah ya, maafin mas ya….please jangan marah, tolong mengerti…

D: Aku sudah cukup mengerti mas! tiap mas pergi sama N istri mas itu, aku melihat! mas bisa bayangkan bagaimana sakitnya aku! tapi giliran aku dekat sama cowok mas yang senewen. dan aku mengalah untuk mas! karena aku sayang mas. Tapi mas?!

M: sayang, mas tidak bermaksud menyakiti kamu, memang hari ini N dibutuhkan dalam acara itu, mas tidak sengaja mengajak dia..

D: Cukup mas!, klik! D menutup teleponnya…..dan tidak lama kemudian M menerima sms

“mas, apa sebaiknya aku jauhi atau melupakan mas saja? dari pada harus begini terus, aku sakit mas, dan akupun tidak tega menyakiti N, tiap hari aku selalu dihinggapi perasaan bersalah, lebih baik kita sudahi saja semuanya mas, walaupun berat, tapi……..”

dan M membalas…

“Kamu yakin? apakah sudah kau fikirkan baik2, memang mas tidak bisa melarang dan menahan kamu, mas tidak berhak, semua keputusan ada ditangan mu, mas sedih, sesak, tapi tidak bisa menahan, mas cuma bisa menunggu jawabanmu sebelum mas pulang kerja.”

satu yang mas minta coba dengarkan lagu gigi ini

lalu M pun berlalu sambil tak lupa mengambil gitar nya, samar2 terdengar lah bakat pribadinya memainkan gitar dengan diiringi suara sumbangnya mengalunkan sebuah lagu yang mewakili suasana hatinya

Ditulis dalam Cerita | yang berkaitan: | 8 Komentar »

Menyibak tirai dirintik hujan

Ditulis oleh indra1082 di/pada 7,Desember 2007

Rintik hujan menyapa, kilat lewat seakan2 berkata: “permisi, aku mau lewat”, itu tak menyurutkan niatku untuk melaju dengan kuda besiku. Kulepas standar tegak, KLIK! Greng…. aku menderu, melaju menerobos kawanan gerimis yg menghujam kuat ke bumi, samar2 kulihat didepanku sesosok yg kukenal, sepertinya diapun akan segera melaju dengan kuda besinya…sekilas dia menoleh kearahku dan tersenyum sambil mengayunkan tangannya tanda : “Let’s go…., aku tak tau apa maksudnya, tapi aku mengikuti lajunya dengan semangat dan tanpa menghiraukan sang gerimis yg semakin ramai dan banyak temannya susul menyusul menghujam bumi, perlahan tapi pasti kuda besi didepanku melaju dan akupun mengikuti, ditengah keremangan cahaya tertangkap dimataku lampu sen nya mengarah kekanan tanda dia akan berganti arah, aku tetap mengikuti, tapi dia makin melambat dan mengganti lampu sennya arah kekiri, dan dengan perlahan dia berhenti, akupun berhenti. Kulihat disekelilingku sawah dan tanah lapang, gelap tanpa cahaya, hanya sesekali kilau lampu dari kendaraan yg berada dikejauhan menyinari sambil membuang sedikit derunya ketelingaku. Dia tepikan kuda besinya dan melangkah sambil tersenyum kearahku. wanita itu….. akupun tersenyum, lalu tanpa kuduga dia genggam erat tanganku dan naik kesisi belakang kuda besiku tanpa permisi, aku dipeluk erat tanpa melepas senyumnya, akupun tak tahan membalas pelukannya. dia renggangkan pelukannya dan menatapku dengan tetap tersenyum, dan dia dekatkan wajahnya yang sayu kearahku dan menyatukan bibirnya yg ranum dan lembut kebibirku, dengan lembut dia kulum dg sedikit gigitan kecil, membuatku mendesah dan tanpa sengaja atau memang disengaja aku memejamkan mataku dan balik melakukan apa yg dia lakukan kepadaku……hening…..senyap….gelap…..hanya darah yg berdesir ditubuhku dan seolah2 ada sesuatu yg menderu didadaku mengalahkan deru sebuah truk gandengan yg melaju dengan gigi satu. disaat deru dan desiran ditubuhku belum berakhir dia melepasnya dan menatap ku dan dengan masih tersenyum sayu dia gerakkan bibirnya dan mengucapkan 3 kosa kata yg selalu menjadi andalan seluruh manusia untuk mengungkapkan isi hatinya. akupun tersenyum dengan anggukan kecil, kukecup keningnya lembut…perlahan…tapi pasti…kuturunkan wajahku……..PLEK!….sebuah tangan menyentuh lenganku dan dengan bisikan kecil..: “mas….mamas sayang….bangun… sudah jam 5, mandi sayang…dan sholat subuh. Akupun tersenyum dan membuka mataku sambil beranjak bangun dan melangkah menuruti kata2 istriku untuk membakar semangat menyambut pagi dan hari yang baru.

Ditulis dalam Baca ini, Cerita | yang berkaitan: , | 7 Komentar »

Cinta Tak Harus Memiliki

Ditulis oleh indra1082 di/pada 1,Desember 2007

pukul 19′35, saat kulihat jam di hp ku, Pak Anto masih menerangkan mata kuliah PTI, sayup-sayup terdengar alunan gitar dengan suara yg amat sangat sedikit sumbang melantunkan lagu yg juga pernah kudengar, lagu band baru yg melankolis n sedikit ngebits dengan syair yg cengeng tapi menyentuh (Bagi yg ngrasain). Vagetoz dengan “saat kau pergi”( kalau penasaran n mau, download aja). tapi suara siapa ya?? sepertinya aku mengenali suara itu…. saat aku sedang mikir sambil nlgamun sambil senyum-senyum sendiri, tiba2 D menatap kearah ku, sepertinya dia juga mendengar dan tersenyum masam. DHEK!!! fikiranku langsung tertuju pada M, yah benul (benar n betul). Suara itu wakil dari sayatan hati yang dirasakan M akibat dari kisah yang dia sangat amat berani mengawali. mungkin bagi pengunjung yg sering menjamah blog ini pasti tau kisah apa yg terjadi antara M dengan D , tapi apa benar D memang telah pergi dari kisah M? atau karena sejak dua hari yang lalu D nyuekin M gara2 M mengajak N turut serta ngeBand? sehingga membuat M senewen (walaupun ga punya hak). kalau menurutku sih…, M memang hobi n jago main gitar walaupun suara pas2an…..(kalo aku baru merdu hehehehe) dan itu hanya ungkapan keisengan M dengan gitarnya, atau sekedar menghiperbolakan kengambekan D sebagai kepergian?? ah… entahlah…. biarlah semuanya berjalan. memang cinta boleh saja, tapi memang cinta tak harus memiliki, akupun setuju dengan filsafat itu walaupun aku ingin membantainya jika filsafat itu seekor nyamuk dimalam hari yg mengganggu tidurku. sebentar lagi aku pulang, lebih baik menyimak penjelasan Pak Anto yg juga rada2 males nerangin (lah wong pada ribut sendiri2) dan nunggu M cerita tentang kisahnya yg akan berlanjut di blog ini.

tak perlu kau beri alasan
mengapa kau ingin pergi
meninggalkan diriku
karena ku yakin mungkin semuanya
itu bisa membuatmu bahagia

sepenuhnya ku menyadari
bahwa cinta itu
tak mesti harus memiliki
namun ku akan terus selalu menyanyangimu
setulusnya hatiku

sayup-sayup suara itu menghilang dari telingaku seiring konsentrasi yg menguat diotakku

Ditulis dalam Cerita, Kisah | yang berkaitan: , | 7 Komentar »

Boring Day

Ditulis oleh indra1082 di/pada 30,Nopember 2007

siang ini sebelum sholat Jum’at M sms aku, “bro cariin aku lirik lagunya Netral yg judulnya Boring day”, aku tidak membalasnya, tak lama kemudian dia menelepon

Kring…………………………..(masa HP ky telepon jadul hehehehe)

M : dah trima sms belum,

Indra1082 : udah

M :kok ga dibales??, aku dah dapet kord gitarnya nih, tinggal syairnya ga hafal

Indra1082 : kenapa ga lo cari aja di internet banyak.

M : males keluar gw, lagi males ngapa2in, boring bawaannya…

Indra 1082 : Mang boring kenapa? bukannya Jumat itu hari baik? ko jd boring day?

M : y… gitu deh…. gw males kerja, males kuliah, males… pokok nya males.

Indra1082 : Tapi ga males manjangin cerita Dilema buat blog gw kan? hehehehehe

M : Sialan lo! itu dia yg bikin gw boring, gw ga mu lama2 bohongin N tapi gw juga susah lupain D, y buat ngilangin suntuk gw main gitar aja…. tolong lo cariin y… nti fax ke rumah gw, gw males ke warnet, lo kan enak dikantor gratisan.

Indra1082 : Enak aja, gratis juga kalo lowong waktunya bro.Lagian kayak ngerti bahasanya aja, kuliah inggris aja lo kabur mulu, Y udah nti gw cariin.

Makannya Jangan Keenakan Manjangin cerita Dilema di blog gw . BREK!

telepon eh… HP ku tutup…dan kumulai mencari…..maka ketemulah…

Feel the morning coming soon
And I can see the sun rise from my bed
Now the things of day come
And I stil cannot erase you from this head
All I do is only hope
Dream without a darkness cloud

When I get up fromthis bed
Walk out side hear a singing bird
Sing about the day begin
Oh yes it`s really break this head

All I do is hope
Dream without a darkness cloud

Reff :
Boring days boring days, another boring day for me 2x

Now I know it isn`t true
That I cannot let you loose
Yes I know it isn`t true
That I cannot let you loose
hu… hu… hu… hu…


Ditulis dalam Cerita, Kisah, Lagu | yang berkaitan: , , | 1 Komentar »

Dilema II

Ditulis oleh indra1082 di/pada 26,Nopember 2007

M : Kemana kamu tadi sore?, mas telepon katanya sudah berangkat??

D : Aku mengantar kakakku, dia mau pulang.

M : Ooo….lalu kenapa sms mas ga kamu bales??

D : Kapan mas sms? ga ada sms masuk ke hp ku….

M : Coba lihat hp kamu…………………………..

lalu M membuka file sms D, tapi tiba2 mukanya tegang

D : ga ada kan?

M : kok ga ada? , jelas2 report nya terkirim!!

D : memang ga ada mas, mungkin mas salah kirim

Muka M bertambah tegang….

M : Sms siapa ini?? dari dan kepada A????

oooo jadi selama ini kamu ga jujur sama mas,

kamu sembunyikan hubungan kamu dengan A??

D : Lalu gimana dengan mas?, dirumah dengan istri mas

Nongkrong bareng teman2 bawa istri mas, aku melihat langsung

itu salah ga menurut mas?, lalu gimana dengan ku??

Aku harus ngapain?

M : Tapi kamu dah bohong sama mas???!!!(Dengan Membentak)

D : Lalu apa mas ga bohong??, aku juga ingin mas seperti wanita yg lain

punya pasangan,ada yg meratiin, nganterin n jemput kesana-sini

emang aku deket sama A, tapi belum tentu cinta,sedangkan mas???!

aku bingung mas, aku sayang sama mas, tapi aku ga bisa apa2,

mas juga kan? waktu dan ruang kita terbatas, apa lagi ,mas!

M : maafin mas y, semuanya salah mas, mas yang memulai, dan membuat

hidup kamu jd begini.

D : aku juga salah, tapi aku ga suka dibentak2 kaya tadi mas, aku takut

aku ga suka diperlakukan spt tadi.Aku ingin mas percaya sama aku

walaupun semua ini salah , aku harus gimana?

M : Biarkan air mengalir

D : Itu yang selalu mas katakan, tapi mengalir sampai kapan?

sampai kita hanyut dan hilang bersama air??

M : Please, jgn buat mas kalut, mas sayang kamu, kamu juga kan?

D : Itu ga perlu ditanya lagi, yg jelas mas percaya kan sama aku?

aku juga sayang mas, tapi yg pasti aku bingung dan akan selalu bingung,

sampai ada kepastian yg membuat aku senang tenang.

M : Maafin mas sayang*

*Istri dan Pacar

Seperti biasa aku diam tak bicara

Hanya mampu pandangi bibir tipismu yang menari

Seperti biasa aku tak sanggup berjanji

Hanya mampu katakan Aku cinta kau saat ini

Entah esok hari…..

Entah lusa nanti….

Entah………………

 

Diambil dari kisah nyata sahabatku

 

Ditulis dalam Cerita, Kisah | yang berkaitan: , | 12 Komentar »

Dilema

Ditulis oleh indra1082 di/pada 17,Nopember 2007

tak pernah aku mengerti
apa yang kini ku rasakan
kegelisahan hatiku saat ini

ku masih merindukanmu
walaupun kini ku tlah bersamanya
tak pernah mampu ku coba lupakanmu

M: “Itu yang aku rasakan, aku juga ga

tau kenapa baru sekarang terjadi”

D: “Tapi kamu dah punya istri mas”

M: “Aku tau!, aku hanya mencoba tuk

jujur, memang ini salah, siapapun,

bahkan tuhanpun akan berkata ini

salah, tapi siapa yang membuat

rasa ini? aku sudah mencoba

untuk menepisnya, tapi semakin

aku buang rasa itu semakin ada

dan mendekat, Seperti kata2 yg

slalu kudengar. Kita harus selalu

berkata jujur walaupun pahit,

sebelum aku ungkapkan semua ini

pun aku sudah merasa sakit

terlebih dahulu,tapi itu tadi, aku

hanya berusaha jujur, tanpa

variable memanfaatkan, aku hanya

ingin kau tau bahwa aku sayang

kamu.”

D:“Jadi kamu menyesal dengan

pernikahan kamu?”

M:“Aku tidak pernah menyesal dengan

semua yg terjadi dalam hidup aku,

begitu juga dengan rasaku

terhadapmu walaupun ini salah dan

tidak satupun yang membenarkan,

tapi aku berusaha menyikapinya dg

positif dan berusaha agar tidak ada

pihak yg dirugikan termasuk kamu

dan istriku, karena satu…, aku

hanya ingin jujur walaupun ini sakit

dan menyakiti”. Dan satu

pertanyaan yang aku sangat ingin

tau jawabannya…apakah

perasaanmu sama dg ku? aku tak

akan dan tak boleh berharap banyak,

aku cuma ingin tau itu.”

D:“Aku ga tau mas, aku bingung, maaf

aku belum bias menjawabnya”

M:“aku tidak bermaksud membuatmu

pusing dan memikirkan hal ini, aku

tidak ingin membuat hidupmu

resah, sekali lagi aku tidak ada

maksud negative, aku hanya ingin

jujur, tanpa meraih apa yg aku

inginkan.Memang cinta tak harus

memiliki. Aku tau itu. Aku minta

maaf buat semuanya, walau jujur ku

itu salah tapi itu yg kurasa dan aku

tak pernah menyalahkan siapapun

termasuk Sang Pencipta rasa ini.

Entahlah……”

Diangkat dari kisah nyata sahabatku

Sobat semoga apa yg kau rasa tak membuat hidupmu jadi tak berasa

Ditulis dalam Cerita, Kisah | yang berkaitan: , | 9 Komentar »