Pagi hari sebelum berangkat kerja kusempatkan diri untuk menonton berita (aku gak suka sinetron) di televisi, berita pertama masih seputar kasus mutilasi, entah kenapa sekarang menjadi tren orang membunuh dengan cara memotong-motong tubuh korbannya, berita kedua lagi-lagi kebakaran…huh cape liat musibah terus.

Sore hari sepulang dari kantor sambil beristirahat sebelum berangkat kekampus kembali aku merefresh dengan berita televisi, lagi-lagi mutilasi, kebakaran, berita kawin cerai selebriti, demo RUU pornografi, perusakan tempat umum oleh warga, sampai kiai menikahi gadis dibawah umur (Pedofil tuh!!!) dengan dalih mengikuti jejak Rasul Salallahu alaihi wasallam. Preeet…. masa sering gonta ganti istri mengikuti jejak Rasul? Kalau menurut pandanganku, menikah lagi dan lebih dari 2x itu semata-mata karena dorongan dari bawah puser bukan karena menolong lah, jejak rasul lah atau jejak siapa kek. Walaupun menurut hukum Islam sah karena si gadis sudah aqil baligh dan orang tuanya mengijinkan serta tanpa tuntutan dan iming-iming harta, tapi kan banyak mudharatnya, si gadis akan kehilangan masa mudanya, masa cerianya, dan yang pasti pendidikannya. Secara logika dan akal sehat orang tua bener mana yang rela anaknya dinikahkan dengan laki-laki tukang kawin biarpun ustad kalau tanpa pamrih dan iming-iming duit? hare gene dikasih duit gak mau????hehehehe………ya sudahlah.. urusan mereka…

Malam harinya sepulang dari kampus….. anakku nangis… sambil bermain-main sejenak dengan anakku tak lupa ku tonton berita…puihh…. cape deh… gak beda jauh sama yang tadi pagi beritanya… kenapa wajah dunia kini dipenuhi dengan musibah, kriminal, hawa nafsu dan angkara murka? dimana lagi kedamaian, persaingan sehat dan hati nurani. disana sini hanya ada kericuhan ditengah-tengah perseteruan Obama dan Mccain memperebutkan tahta tertinggi penguasa AS. Apa benar kata orang tua dulu bahwa “Kiamat sudah dekat?” merinding jadinya…