26-11-2009

Malam takbiran Idul Adha, Bundanya Arun mendapat kabar bahwa neneknya (biasa dipanggil: “Mak Icih”) sedang kritis. Dan kami dimohon segera datang ke Purwakarta.

27-11-2009

Pagi hari, meluncur ke Purwakarta menjenguk Mak Icih, seraya tak lupa memanjatkan doa untuk kesembuhan beliau.

28-11-2009

Pagi, aku meluncur kembali ke Pondok Gede untuk menjalani kegiatan seperti biasanya, Bunda Arun + Arun belum diizinkan pulang atas permintaan keluarga di Purwakarta.

29-11-2009

Siang, meluncur ke Stadion Gelora Bung Karno untuk menyaksikan pertandingan Big Match antara PERSIJA vs Persebaya. Alhamdulillah PERSIJA menang.

30-11-2009

Dini hari, pukul 00.16 WIB mendapat telephone dari Bunda Arun bahwa “Mak Icih” telah berpulang ke Rahmatullah sekitar pukul 23.00 WIB. “Innalillahi wainna’ilaihi Radjiun”. loh kok baru memberi kabar tengah malam? ternyata aku yang ketiduran dan tidak mendengar telepon berdering sejak pukul 11 malam. Selamat Jalan “Mak Icih” semoga Allah SWT memberi tempat yang terbaik… Amin.

Monday… ah.. ngantuk..

Iklan