Aku Adalah Aku dan Akan Tetap Menjadi AKu

Tag Archives: Catatanku

Krrriiiiyyyeeetttt….. Begitulah bunyinya ketika pertama kali kubuka pintu rumah ini :lebay. Begitu banyak debu, sarang laba-laba atau sawang (kata nyokap), bau apek menyenggat menandakan rumah ini hampir tidak pernah tersentuh lagi.

Hm…. benar, ternyata sudah hampir 1 tahun aku tidak pernah berkunjung kesini, tak sowan tetangga kanan kiri, tak lapor rt/rw apalagi lurah. Hanya karena 1 kata yang usang dan absurd “JENUH”.Ā  Sesal dihati tak terbendung lagi šŸ˜¦ .

Baca lebih lanjut


Tim Nas Sepakbola Indonesia dalam Hal ini PSSI menelan kekalahan secara telak dari klub raksasa Jerman Bayern Munich 5-1, memang sih hanya friendly dan klub Muenchen hanya menampilkan tim lapis kedua, bahkan nama-nama yang tampil pun kurang dikenal oleh masyarakat Indonesia, hanya beberapa nama saja diantaranya Kiper gaek Oliver khan, van bommel, ze Roberto tetapi tetap saja Ponaryo Astaman dkk tidak mampu meladeni kekuatan Tim Eropa tersebut, Indonesia mampu sedikit bangkit dengan menyarangkan gol tunggal dan penghibur melalui Bambang Pamungkas. Memang dari segi kualitas Indonesia Kalah jauh dari FC Hollywood itu, tapi dari segi semangat patut diacungi jempol, terserah mau berapa jempol.

Dibelahan dunia lain, tepatnya di Moskow dua Klub Raksasa Eropa bertarung dalam rangka memperebutkan Tahta tertinggi klub Eropa dalam Final Liga Champion yaitu Red Devil Manchester United dan The Blues Chelsea, dan dimenangi oleh MU melalui drama adu pinalti. Setelah bermain imbang 1-1 hingga 120 menit, The Red Devils akhirnya merengkuh titel Juara Liga Champions . Cristiano Ronaldo dan Frank Lampard sama-sama menyumbangkan gol bagi timnya.

Bayern Muenchen dan Manchester United sama-sama Juara, sama-sama dari Eropa, beda pertandingan, beda lawan. Tapi disini bisa terlihat kualitas mereka, Bayern menang mudah dari TIM NAS dari Asia Tenggara INDONESIA, dan MU menang dengan susah payah melawan klub dari Eropa dan satu negara CHELSEA dan akhirnya dituntaskan dengan Adu pinalti. Walaupun banyak pepatah “Bola itu bundar” (kalo kotak susah nendangnya) tapi kualitas dan mental lah sesungguhnya menjadi peran kunci.

Bagaimana Mental Indonesia? dalam rangka Kebangkitan Nasional ternyata Indonesia belum sepenuhnya bangkit, Tim2 kita masih kalah dari negara lain, baik tim olah raga maupun tim lainnya..

Semoga dimasa yang akan datang Indonesia bisa lebih baik dari sekarang. Amin………..


Selasa 20 Mei 2008 kemarin 20 orang dari kantor kami termasuk saya mengikuti gerak jalan tepatnya jalan santai yang diadakan oleh ESQ bersama FKA (Forum Komunikasi Alumni)nya dalam rangka memperingati 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional dengan tema “Refleksi 100th Kebangkitan Nasional Menuju Indonesia Emas 2020”. Start dilakukan dari Menara 165 gedung Elnusa Dihadiri sekitar 5000 peserta mungkin lebih, karena saat barisan pertama sampai pada garis finish masih ada peserta yang baru datang. Berbarengan dengan itu di Senayan tepatnya di gelora Bung Karno sedang diadakanĀ  acara yang sama memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional yang dihadiri oleh SBY dan acara berlangsung hingga malam hari.

Tujuan awal gerak jalan ini dan acara di Senayan yang pertama jelas memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional yang merujuk pada tanggal berdirinya BO (Boedhi Oetomo) 20 Mei 1908, yang bertujuan memersatukan bangsa Indonesia dari keterpurukan dan penjajahan. Diera sekarangpun Indonesia sedang terpuruk Indonesia dianggap sebagai bangsa yang sangat buruk dan selalu dianggap bodoh dan tidak bermartabat oleh bangsa lain dan dijajah walupun tidak secara langsung serta mengalami ancaman seperti infiltrasi, subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari Luar negeri walaupun bukan dengan perang angkat senjata. Tapi dari segi lain , ekonomi, sosial, budaya, dan sebagainya. Apa tujuan sebenarnya dari Kebangkitan Nasional ini? Kata Pemerintah adalah “Menuju Indonesia Yang lebih maju” realitanya?? Maju dibidang apa? Yang kita dengar sekarang adalah hampir semua aspek mengalami kemunduran, bukan kemajuan. Lalu siapa yang disalahkan? Pemerrintahkah, rakyatkah?. Justru di sela peringatan ini rakyat Indonesia dibuat kebat-kebit dengan kebijakan kenaikan harga BBM awal Juni nanti, apakah itu awal dari Kebangkitan Nasional?.

Sanggupkah Indonesia bangkit? atau makin terpuruk, dan apakah Indonesia dapat menuju era keemasan seperti yang diperjuangkan oleh ESQ dengan slogan “menuju Indonesia Emas 2020” bisa tercapai? semoga. Perubahan bukan dari siapa-siapa, tapi perubahan harus diawali dari sendiri, berusaha berubah menjadi lebih baik, menuju kearah yang lebih maju.


Seminggu lebih sudah istriku sakit tanpa bisa aku berbuat banyak. Dikarenakan aku yang sok sibuk atau memang terhalang cuaca buruk, akhirnya.. pada jum’at kemarin aku paksakan istriku untuk memeriksakan diri, hasilnya setelah cek sana cek sini, kata bidannya (sengaja aku periksa kebidan sekalian cek perut hehehehe): “Pusing, mual, wajar. darah normal, perut kayaknya berisi (nasi, lauk dsb). Coba dites ya.. tapi kebetulan TesPack nya habis (GUBRAK!!!). Tes sendiri aja dirumah, ini obat untuk..bla…bla…bla… dst…”.

sesampainya dirumah istriku berpesan.. “Mas jangan lupa beli TesPack ya…”. “Sip…” jawab ku sambil ngacir bersama si demplon Jupie…

Sabtu pagi..aku masih terlelap terbawa mimpi, dan tiba-tiba…

“Mas…..!!!!!!!! coba lihat!!!!” teriak istriku sambil menunjukkan sesuatu alat yang aku beli kemarin..

bergaris 2 dan tandanya Positif!!! Yes!!!! Akhirnya istriku mengandung… kata bidannya sudah satu bulan…. Alhamdulillah Ya Allah…

Teman-teman doain ya… semoga selamat sampai tujuan…..


Malam minggu kemarin aku batal kopdar bareng MBC yang rencananya akan gabung dengan GARS pasar minggu untuk mendaftar anggota IMI, tapi dikarenakan istriku sakit lagi dengan sangat terpaksa aku minta ijin untuk tidak ikut kopdar kali ini. Kenapa Istriku sakit lagi?, begini ceritanya….

Kamis, 31 januari 2008 kemarin istriku mendapat panggilan kerja di daerah Jatinegara kaum, hari pertama katanya biasa-biasa saja, belum ada yang istimewa. Hanya harus bangun lebih cepat dari biasanya agar bisa berangkat lebih awal dan tidak terlambat karena terjebak macet, Hari keduaĀ  Alhamdulillah tantenya mengajak berangkat bareng menggunakan sepeda motor, jadi bisa lebih awal lagi sampai tujuan. Tapi sayangnya pada saat pulang dikarenakan hujan terus menerus turun dari pagi istrikupun terjebak hujan dikemacetan pula..walhasil pulang dalam keadaan basah kuyup karena tidak ada persiapan jas hujan pula. Akhirnya seperti yang aku khawatirkan istrikupun kembali sakit. Awalnya hanya flu biasa, tapi merembet pada sakit kepala yang memang awalnya punya sedikit hipertensi. Dan sedihnya sampai PAGI HARI ini kutinggalkan istriku untuk bekerja, dia masih lemas ditempat tidur dengan keluhan sakit kepala, mual, dan badan terasa sakit semua (mudah-mudahan ngisi hehehehe).

Kembali ke MBC, setelah aku telepon salah satu rekanku di MBC, akhirnya aku bisa tenang menunggui istriku dirumah.. Tanpa diduga dan disangka..aku mendapat sebuah sms dari anak MBC, begini : “ndra kita gak jd kopdar bareng gars, cos kita belum konfirmasi, ank2 pd pngen krmh lo, njenguk bini lo sekalian nonton tayangan HITS yg waktu itu MBC dateng.OK?”.

Dan akhirnya MBC kopdar dirumahku walaupun hanya dengan nonton TV dan acaranya pun biasa saja, tapi yang lebih special bukan menonton acaranya tapi sibuk dan rame mencari-cari gambar kita sendiri di televisi (Norak Banget Y) .

“Istriku..cepet sembuh ya sayang…tenangin diri dan fikiran… jangan lupa mam dan minum obat… mamas sayang ayang……… Luv u…” sms ku padanya.


Kamis, 17 Januari 2007

Aku tugas dikampus II dan III yang lebih dikenal dengan sebutan Supercamp dan TC nassa sama2 satu induk di Lembaga Pendidikan Nasional I, disana aku bertugas sebagai instruktur outbond dan humas…jadi ya menurut aku sih repot, ribet n memakan tenaga, pulang sore sekitar jam setengah 5 dan belum istirahat cukup aku harus segera meluncur kekampus dan sampai dirumah kembali pada pukul 10 malam menyisakan lelah dan penat

Jum’at, 18 Januari 2008

Aku ditugasi BOS pergi keliling bekasi, maksudnya…… 3 tempat harus aku datangi hari ini juga…pertama: ke SMAN 3 Bekasi menyerahkan sesuatu (entah apa itu) karena kita satu rayon, kedua: segera meluncur ke kantor Pajak Bekasi selatan yang letaknya di sebelah Hotel sentosa bekasi atau depan Carrefour bekasi untuk mengambil surat NPWP, anda yang pernah kesana pasti sudah mengetahui apa kendala disana? Yup :Antri . Ketiga: aku langsung tancap gas ke Dinas Pendidikan Bekasi. Mungkin tidak seberapa jauh atau melelahkan untuk dibayangkan, tetapi yang membuat saya jenuh, capek, dongkol,dan bikin stress adalah betapa panasnya perjalanan (maklum nyemplak sidemplon Jupie Z ku yang setia), dan di beberapa titik ada kampanye Calon Kepala daerah yang walaupun tidak banyak tapi cukup membuat macet dan semrawut, selain itu juga diburu2 waktu menjelang sholat Jumat.

Sabtu, 19 Januari 2007

Sebenarnya hari ini aku kebagian libur alias tidak piket, tapi karena banyaknya tugas jadi aku masuk aja…So What gitu loch….namanya kerja….. Bukan masalah kerjanya..tapi pegelnya ini, dari pagi sampai sore duduk didepan komputer untuk input data buku baru dan cari artikel buat mading perpustakaan yang harus detlain hari senin besok. Buat aku mending jalan2 dari pada duduk seharian, cuma istirahat sholat dan pipis thok… malam dan kembali sore harinya aku meluncur kekampus disambung lagi dengan kegiatan rutin KOPDAT bareng MBC sampai malam dan tiba dirumah sekitar setengah satu pagi..

Minggu, 20 Januari 2008

Bro…sekedar informasi, My bokap lagi ngebangun gubug rumah buat neduh… itung2 nyari pahala sama ortu aku ikut membantu. mungkin para blogger tau tukang kuli bangunan? yap..para pekerja yang modal utamanya adalah full tenaga, dibawah terik matahari , dibawah guyuran hujan meraka tidak menyerah demi kelangsungan panci ngebul mereka.. Ceritanya begini: bokap pesen batako 400buah, biasanya diangkut dengan gerobak dan bisa dibawa oleh 2 orang, berhubung gerobak rusak, maka alternatifnya menggunakan Lori (aku gak tau nama aslinya) sejenis gerobak kecil sekali beroda satu didepan menyerupai bajaj, dan dibelakangnya menggunakan penahan besi, dan hanya bisa dibawa oleh satu orang, yang sudah pernah liat bisa membayangkan betapa repotnya, kuangkut lah bolak-balik batako tersebut dan selesai sekitar jam setengah 5 sore.

apa yang terjadi??Punggung terasa berpunuk (pegel n tebel bro), telapak tangan kaku dan terasa tebal serta kasar, kaki lunglai dan badanpun terkapar….

Alhamdulillah ya Allah, aku ditakdirkan masih beruntung dibandingkan para pejuang bangunan itu, ini hanya sehari karena aku libur, seandainya ini terjadi tiap hari, aku gak bisa membayangkan…dan pasti otot ku pada berteriak minta tolong….

Bagiku ini belum seberapa…lelah ini hanya sebagai sebutir pasir dipantai, kelelahan ini hanya setetes air ditengah samudra, tidak berarti dibandingkan para pejuang kuli kasar itu, atau dibandingkan dengan perjuangan sahabatku cewek terkuat yang pernah aku temui, yang sampai saat ini tetap berjuang dengan penyakitnya dan aku tetap rutin untuk mengunjungi diary nya walaupun hanya sesaat. Sobat..doaku selalu menyertaimu.


Ketika kecil kita sering bertanya pada diri sendiri, buat apaĀ  sekolah, buat apa menuntut ilmu?. “Biar pintar, biar bisa cari kerja, biar bisa menghadapi hidup” kata ortu kita.

Ketika kita remaja kita sering bertanya kenapa kita harus berbuat baik, kenapa harus beramal sholeh?. “Biar dapat pahala, biar masuk surga “Kata Ortu kita”.

Ketika kita dewasa dan mempunyai kesempatan menikah kita bertanya pada hati kita, buat apa menikah? apa manfaatnya, mau dikemanakan arah keluarga kita??. “Untuk menyambung keturunan, di sunahkan oleh Rasul bahkan terkesan wajib. Biar hidup menjadi lebih berarti dan sempurna. Itu jawabannya.

Ketika kita tua, renta dan tak berdaya, munculkah pertanyaan itu? atau mungkin muncul sebuah pertanyaan baru. “Mau apa lagi kita?, dibawa kemanakah hidup kita, apa lagi yang harus kita lakukan??. Menunggu mati, menuju akhirat, menunggu keputusan surga atau neraka??. Tapi mau apa disana, samakah kehidupan disana dengan didunia ini?? lalu apa yang akan kita lakukan disana. Kita lahir telanjang dan bersih serta suci, kembali pun harus dalam telanjang dan bersih, suci lahir dan didalam batin(kata Ebiet G ade). Apakah bisa??? Wahai kawan, adakah yang bisa menjawab, mau kemanakah hidup kita? atau ada yang berbesar hati dan berlapang dada menengok akhirat dengan ongkos sendiri lalu kembali kesini untuk menceritakan kejadian dan kehidupan disana?